Meski Punya Harta 10 Triliun Rupiah, Keseharian Chow Yun-fat Bikin Netizen Terbelalak Tak Percaya !

Aneh rasanya kalau ada generasi 1990-an yang tidak mengenal aktor yang satu ini. Betapa tidak, ia kerap membintangi film-film box office. Kalaupun Anda tidak menonton film itu, setidaknya pernah melihat wajah aktor asal Hong Kong ini. Namanya adalah Chow Yun-fat. Lahir di Pulau Lamma, Hong Kong 63 tahun yang lalu, Chow Yun-fat sukses menjadi idola di dunia perfilman Hong Kong sejak ia terjun ke dunia hiburan pada tahun 1974.

Sponsored Ad

Parasnya yang rupawan dan pembawaan kharismatik, membuatnya kerap terpilih untuk membintangi serial televisi atau film layar lebar. Kesuksesan Chow Yun-fat di dunia entertainment lantas membuatnya menghasilkan pundi-pundi uang yang sangat banyak. Dilansir Tribun Jabar dari Next Shark, kekayaan Chow Yun-fat mencapai Rp10,8 triliun.

Namun siapa sangka, meski hartanya melimpah, Chow Yun-fat ternyata seorang yang sangat sederhana. Buktinya, ia hanya menghabiskan uang Rp 1,5 juta setiap bulannya. Hal itu disampaikan istri Chow, Jasmine Tan dalam sebuah interview. Menurut Jasmine, suaminya lebih suka menyantap makanan murah di pinggir jalan, bahkan berbelanja kebutuhan sehari-hari di pasar. Chow Yun-fat juga menggunakan ponsel jadul bekas pakai istrinya selama 17 tahun.

Sponsored Ad

Hape itu merek nokia model flip alias lipat yang dulu pernah trend pada jamannya. Ia baru berganti ke smartphone baru-baru ini hanya karena ponsel jadulnya rusak. Jasmine Tan mengungkapkan, Chow lebih merasa bahagia saat menjalani hidup dalam kesederhanaan. Chow juga lebih memilih menggunakan transportasi umum untuk bepergian. Untuk urusan belanja, Chow justru gemar belanja di toko barang bekas.

Sponsored Ad

“Saya tidak memakai pakaian untuk dilihat orang lain. Selama saya pikir itu nyaman, maka itu cukup baik untuk saya,” ujar Chow.

Chow diketahui mempunyai rencana untuk menyumbangkan sebagian besar kekayaannya untuk keperluan amal. Terkait rencana itu, Jasmine Tan mendukung seratus persen.

“Uang itu bukan milik saya. Saya hanya menyimpannya agar aman untuk saat ini," ujar Chow Yun-fat.

Menurut Chow, mimpi terbesarnya adalah mempunyai hidup normal dan bahagia.

Sponsored Ad

'Mimpiku adalah menjadi orang yang bahagia dan normal," kata Chow.

"Hal tersulit dalam hidup bukanlah tentang berapa banyak uang yang Anda hasilkan, tetapi bagaimana menjaga pola pikir damai dan menjalani sisa hidup Anda dengan cara yang sederhana dan tanpa beban," tambahnya.

Sponsored Ad

Chow Yun-fat menghabiskan masa kecil di lingkungan petani. Setiap subuh ia membantu ibunya berjualan dimsum di pinggir jalan, sedangkan sore harinya ia bekerja di sawah. Saat berusia 10, Chow Yun-fat dan keluarganya pindah ke Kowloon. Ia sempat mengenyam pendidikan di bangku sekolah hingga usia 17 tahun sebelum akhirnya terpaksa keluar demi membantu perekonomian keluarga. Chow sempat bekerja menjadi bekerja sebagai bellboy, tukang pos, penjaja kamera dan sopir taksi.

Sponsored Ad

Keadaan mulai berubah setelah surat lamaran Chow mengenai pelatihan aktor diterima oleh TVB, sebuah stasiun televisi lokal Hong Kong. Chow pernah berperan di sinetron The (Shanghai) Bund pada tahun 1980. Diketahui, The Bund menjadi sinetron paling popular yang pernah dibuat di Hong Kong dan menjadi salah satu yang paling populer di seluruh Asia.

Sukses di serial televisi, Chow Yun-fat pun ingin melebarkan sayap di dunia film layar lebar. Nama Chow di layar lebar mulai bersinar saat ia berkerja sama dengan seorang sutradara yang masih belum terkenal saat itu bernama John Woo. Mereka membuat film gangster pada tahun 1986 dengan judul 'A Better Tomorrow'. Film ini menjadi film terlaris di beberapa negara Asia dan menjadikan Chow Yun-fat dan John Woo sebagai megastar. Gara-gara film ini pula Chow diganjar penghargaan Aktor Terbaik Hong Kong. Setelah film tersebut, Chow semakin sering membintangi film layar lebar. Bahkan, ia berhasil menembus Hollywood.


Sumber : Intisari