​Hanya Diisi 5 Orang, Rumah Ini Punya 27 Lantai dan Pekerjakan 600 Karyawan, Netizen: "Mubazir Amet Nih Rumah!"

Memiliki rumah mewah mungkin bukanlah hal yang sulit bila kamu memiliki kekayaan fantastis.

Seperti kisah pengusaha sukses asal India yang mampu membangun rumah mewah setinggi 27 lantai.

Sponsored Ad

Rumah mewah ini bahkan dilengkapi dengan tiga helipad, bioskop, beberapa kolam renang dan memiliki 600 pekerja.

Bangunan seperti menara ini merupakan tempat tinggal sebuah keluarga yang berjumlah lima orang.

Melalui laporan Mirror Online, nilai rumah tersebut menelan biaya 1 miliar dolar AS (Rp 14 triliun), properti yang mengagumkan itu terletak di selatan Mumbai, India.

Hunian ini juga memiliki aula besar di mana 80 persen langit-langit dilengkapi dengan lampu gantung, dan bahkan memiliki taman empat lantai.

Sponsored Ad

Bangunan 27 lantai itu adalah rumah milik orang terkaya di India, Mukesh Ambani, bersama istrinya, Nita dan ketiga anak mereka.

Mukesh Ambani, 61, adalah seorang pengusaha yang memimpin dan mengelola raksasa minyak dan gas Reliance Industries, salah satu perusahaan India yang paling berharga.

Perusahaan ini didirikan oleh mendiang ayahnya, Dhirubhai Ambani.

Ambani menamai kediaman Antilia, untuk menghormati sebuah pulau legendaris.

Sponsored Ad

Properti ini dinyatakan sebagai kediaman pribadi pertama miliar dolar pertama di dunia pada tahun 2010.

Forbes mencantumkan Ambani sebagai orang terkaya di India pada tahun 2016, dengan perkiraan 34 miliar poundsterling (Rp 600 triliun).

Selain Reliance, ia juga pemilik tim kriket India Premier League, India Mumbai, dan universitas di negara itu.

Pada November 2014, properti ini juga dianggap sebagai properti hunian termahal di dunia, setelah Istana Buckingham yang ditetapkan sebagai properti mahkota.

Sponsored Ad

Namun rupanya Antilia bukan bangunan yang cukup dikagumi di India, justru banyak yang mencemooh.

Ketika Antilia hampir selesai, banyak penduduk Mumbai mengkritik bangunan itu sebagai pameran kekayaan di sebuah negara di mana kebanyakan orang hidup dengan kurang dari 2 dolar (Rp39 ribu) per hari.

Mengutip dari The New York Times, Antilia dibangun kota di mana lebih dari separuh penduduk tinggal di permukiman kumuh.

Banyak surat kabar dalam dan luar negeri menulis tentang sentimen-sentimen itu.


Sumber: grid.id

Kamu Mungkin Suka