Kini Rela Ngemis Autan Sampai Ngutang Duit 300rb di Bui, Ini 5 Pengakuan Lucinta Luna Karena Nyesel Jadi Artis

Selebritas Lucinta Luna telah menjalani pemeriksaan terkait dugaan penyalahgunaan naarkoba. 

Sebagaimana diketahui, polisi menemukan ekstasi di keranjang sampah di tempat Lucinta Luna diamankan di Apartemen Thamrin City, Jakarta Pusat, Selasa (11/2/2020). 

Lucinta ditangkap bersama dengan dua orang staf dan kekasihnya. 

Sponsored Ad

Kami coba merangkum pengakuan baru Lucinta Luna terkait kasus penyalahgunaa yang dihadapinya sebagai berikut: 

1. Konsumsi obat penenang selama 5 bulan Lucinta Luna akhirnya mengakui bahwa dia telah mengonsumsi obat penenang selama lima bulan. 

"Saya hanya konsumsi obat penenang itu dalam jangka waktu lima bulan, setelah dicek urine terbukti. Saya memang mengonsumsi obat penenang," ucap Lucinta Luna saat ditemui di Polres Jakarta Barat, Jumat (14/2/2020). 

Sponsored Ad

Seperti diketahui, saat penangkapan, polisi menemukan obat penenang berjenis tramadol dan riklona dalam tas Lucinta Luna.

2. Ogah jelaskan soal penemuan ekstasi Lucinta Luna enggan menanggapi soal ditemukannya ekstasi tersebut. 

"Saya enggak mau komentari (soal ekstasi). Karena saya dari Bali ngantuk, baru pulang, saya enggak bisa komentari itu dari siapa," kata Lucinta Luna. 

Sponsored Ad

Sebelumnya pihak kepolisian telah memeriksa Lucinta Luna. 

Mantan personel Duo Bunga itu sempat dibawa ke Puslabfor BNN Lido Bogor untuk diambil sampel rambutnya guna pemeriksaan lanjutan. 

Saat ini, seperti yang disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menyebut hasil puslabfor akan diumumkan beberapa hari ke depan.

3. Depresi di balik keceriaan Lucinta 

Lucinta Luna akhirnya buka suara soal depresi yang dialaminya sampai ia harus menggunakan obat penenang, tramadol dan riklona. 

Sponsored Ad

Lucinta Luna mengaku menderita depresi karena mengalami perundungan atau bullying di media sosial. 

"Karena saya yang terlihat ceria, di balik itu semua, saya ngerasa depresi yang luar biasa contohnya dengan bully," ucap Lucinta Luna. 

Dari bully hingga merasakan depresi, membuat Lucinta Luna menggunakan obat penenang tramdol dan riklona yang diamankan pihak polisi di apartemen Thamrin City, Jakarta Pusat. 

"Ada waktunya saya bahagia, tapi pada saat dibully, saya tertekan. Maka saya memutuskan menggunakan itu," ucapnya lagi. 

Sponsored Ad

4. Tentang video viral Lucinta sedang depresi 

Kuasa hukum Lucinta Luna, Muhammad Milona, membeberkan fakta terkait depresi yang dialami kliennya. 

Milona menunjukan video Lucinta Luna yang tengah depresi sembari berteriak yang kemudian ditenangkan oleh Abash. 

Sponsored Ad

Video itu kemudian viral dan banyak ditonton banyak orang. 

Terkait dengan adanya video tersebut, Lucinta Luna mengakui bahwa saat itu dia sudah tak kuat lagi melihat komentar netizen. 

Sehingga, reaksi itulah yang keluar dari Lucinta Luna. 

“Itu saya sudah enggak kuat lagi dengan komentar netizen,” kata Lucinta Luna sembari menangis. 

Lucinta mengaku bersyukur Abash ada di sisinya saat kejadian berlangsung. 

“Iya Abash selalu support saya. Tiap hari ketemu,” ujar Lucinta Luna. 

Sponsored Ad

5. Menyesal jadi artis 

Selama menjadi artis, Lucinta Luna kerap kali menjadi sorotan publik dengan segala kontroversinya. 

Bertahun-tahun menjadi seorang artis, dia pun sering di-bully netizen hingga ia merasa tertekan. 

Sponsored Ad

Hal inilah yang membuat Lucinta Luna menyesal menjadi seorang artis. 

"Yang saya rasakan pribadi jadi public figure itu resikonya tinggi, harus siap di-bully, siap dihina," kata Lucinta. 

"Tapi kalau untuk saya pribadi di-bully, paling parah enggak habis-habisnya, bertahun-tahun bisa dibilang orang nomor kesekian yang paling banyak haters-nya," sambungnya.


Sumber: kompas.com

Kamu Mungkin Suka