Ia Divonis "Kanker Stadium Akhir". Sang Pacar Bukannya Minta Putus Malah Mengucapkan "Kalimat" yang Membuatnya Meninggal Tanpa Penyesalan!
Percayakah kamu dengan cinta sejati? Cinta sejati melampaui akal manusia dan sangat tidak logis. Ada saja orang yang tetap mencintai pasangannya walaupun tahu waktu mereka tidak lama lagi.

Nama pria malang ini Phil, berasal dari Colorado. Phil mempunyai pacar bernama Nicole Hastings. Awalnya ia tidak percaya dengan cinta sejati, karena ia pernah ditinggal mantan karena penyakit yang dideritanya. Sebelumnya Phil didiagnosis menderita kanker paru-paru, mantan pacarnya lalu meninggalkannya. Setelah itu Phil melakukan operasi pengangkatan paru-paru, kemoterapi dan akhirnya sembuh.
Sponsored Ad

Ia pun kemudian bertemu dengan Nicole. 9 bulan lamanya ia berpacaran dengan Nicole, kanker paru-parunya kambuh lagi. Kali ini kanker paru-parunya sudah stadium akhir. Tak ada lagi jalan untuk sembuh total, karena separuh dari paru-parunya sudah pernah diangkat. Ia menolak untuk kemoterapi lagi, padahal itu satu-satunya jalan untuk bertahan hidup lebih lama.
Pada suatu malam, ia mengaku pada Nicole tentang keadaan dirinya. Phil sudah bersiap diri akan ditinggal pacarnya lagi.
Sponsored Ad
"Maafkan aku sayang, aku sebenarnya terkena kanker paru-paru stadium akhir. Waktuku tidak lama lagi."
Mengetahui kenyataan pahit ini, hati Nicole serasa sesak dan sakit. Awalnya ia tidak berani menatap mata Phil. Setiap kali melihat Phil, ia akan merasa sangat sedih. Hening, Nicole kemudian berhasil menenangkan dirinya. Ia menatap Phil dan berkata 3 kata yang mengubah seluruh hidupnya,
"Mari kita menikah!"
Sebenarnya, Nicole belum berencana menikah secepat ini, mereka baru berpacaran 9 bulan. Apalagi pasangannya sudah mengidap kanker stadium akhir. Saat itu, Nicole bahkan belum lulus kuliah. Namun ia merasa Phil dan dirinya berjodoh dan telah dipertemukan Tuhan. Nicole mengatakan bahwa sejak awal, keduanya merasa sangat yakin akan hubungan mereka, ada rasa yang "tak bisa diungkapkan dengan kata-kata".
Sponsored Ad
Beberapa bulan kemudian, Phil melamar Nicole dan tentu saja Nicole menerimanya dengan gembira. Mereka berdua menikah pada tanggal 28 Februari 2009.

Hubungan mereka sangat dekat dan harmonis, dalam 2 tahun, mereka melahirkan 3 anak. Malangnya, walaupun Phil sangat berjuang dalam pengobatan kemoterapinya, kesehatannya semakin hari semakin menurun, sel kankernya semakin ganas tak terkendali.
"Yah, kami menikah dengan ekspres. Walaupun ada kenyataan pahit didalamnya dan tidak seindah dongeng-dongeng, kami hidup dengan sangat bahagia. Semua ini sudah direncanakan Tuhan." ujar Nicole.
Sponsored Ad
Malangnya, pernikahan mereka hanya berjalan selama 4 tahun, pada November 2013, Phil meninggal dunia.
Sejak saat itu, banyak orang mencemooh dan mengkritik keputusan Nicole yang tidak bertanggung jawab pada masa depan dirinya. Bahkan ia malah menggunakan kata kritikan orang sebagai dorongan untuk melanjutkan hidupnya.

Kata yang selalu diingatnya: "Kamu telah memilih menikah dengan penderita kanker bahkan melahirkan 3 anaknya. Kamu harus bertanggung jawab akan pilihan kamu dan harus berani menghadapi tantangan di depan. Dan kamu sendirian."
Sponsored Ad
Nicole yang belum 30 tahun sudah menjadi janda tidak pernah menyesal akan keputusannya.
"Kami adalah pasangan yang baru menikah. Kami juga adalah orang tua yang masih muda. Kami pernah bertengkar, melewati masa-masa sulit, saling menghujam kata-kata pedas. Namun ada 1 hal yang kami tidak akan pernah lakukan, itu adalah menyerah. Kami tidak akan menyerah dan berpisah. Kami selalu bersama!" tulis Nicole dalam blognya.
Nicole mengakui bahwa terkadang dia merasa bersalah pada anak-anaknya, karena mereka kehilangan ayah saat masih muda. Namun ia menjelaskan bahwa, melahirkan anak adalah keputusannya dan Phil.
Sponsored Ad

Meski Nicole harus berjuang sendirian, ia tidak pernah mengeluh.
"Saya tidak pernah merasa bahwa menikah dengan Phil dan melahirkan anak adalah suatu malapetaka." katanya.
"Kami hanyalah dua orang yang saling mencintai dan ingin hidup bersama sepanjang hidup kami. Walaupun 'sepanjang hidup' hanya berlangsung selama 4 tahun, namun kami melewatinya dengan bahagia. Ini adalah bagian dari kehidupan kami dan kisah cinta yang sejati."
Saat ini Nicole sudah sukses membesarkan sendiri 3 anaknya. Ia mendirikan 2 organisasi non profit yang didekasikan untuk membantu para orang tua muda, dengan cara ini ia ingin memberi tahu dunia betapa indahnya hidup itu.
Nicole juga menuliskan kisah hidupnya di sebuah website http://nicolehastingsjustamom.com/
Sumber: epoch
Tulisan yang ditampilkan dalam artikel ini dilindungi oleh undang-undang Hak Cipta. Dilarang menyalahgunakan/menggunakan/mencetak seluruh isi atau sebagian, dan memperbanyak tanpa izin tertulis dari pihak Cerpen.co.id