Ada "Satu Murid yang Tidak Hadir di Acara Reuni", dan "1 Kalimat dari Ketua Kelas" Sontak Bikin Murid Lainnya Malu Bukan Kepalang!
Jika setelah lulus kuliah, tiba-tiba ada bekas teman sekelas yang mencarimu dan meminjam uang, apa yang akan kamu lakukan? Apakah kamu akan memberikan padanya, atau kamu akan menggunakan berbagai macam alasan untuk menolaknya?
Dalam video kali ini, diceritakan bahwa pada saat itu sedang diadakan acara reuni. Namun, seorang wanita yang merupakan ketua kelas, sebut saja namanya Maya yang merasa sedikit sedih karena ada salah satu teman sekelas yang tidak hadir. Teman sekelas yang tidak hadir ini ternyata tidak bisa datang karena sebelumnya telah meminta bantuan pada teman-teman, tapi tidak ada yang mau membantu. Hal ini sontak membuatnya menjadi begitu depresi dan tidak tahu harus bagaimana lagi. Akhirnya ia pun memutuskan untuk meninggalkan dunia ini untuk selama-lamanya.
Sponsored Ad
Sebelum acara reuni, Maya juga telah mengadakan sebuah acara pertemuan alumni yang bertujuan untuk membantu orang tua dari murid yang bunuh diri tersebut, sekaligus berniat untuk menebus kesalahan. Maya meminta teman-teman untuk datang dan memberikan donasi, tapi lagi-lagi tidak ada seorang pun yang datang. Sebagian besar dari mereka mengatakan tidak punya waktu.

Namun, hal yang membuat Maya begitu sedih adalah, teman-temannya itu tidak bisa meluangkan waktu untuk menghadiri acara donasi, tapi semuanya bisa datang ke acara reuni yang hanya merupakan acara bincang-bincang dan temu kangen saja.
Sponsored Ad
Di acara reuni Maya berkata,"Jika saat itu ada salah satu dari kita yang mau memberikan bantuan, atau setidaknya memberikan dukungan moral padanya, tidak mungkin ia sampai bunuh diri. Aku juga sempat melakukan kesalahan, tapi aku ingin menebusnya. Dulu, aku tidak bisa membantu dirinya, tapi sekarang aku diberi kesempatan untuk membantu orang tuanya. Aku tidak mungkin mengulang kesalahan untuk kedua kalinya. Kalian bayangkan saja jika hal ini terjadi pada orang tua kalian, apakah kalian akan tega?"
Sponsored Ad

Kata-kata Maya ini sukses menyadarkan teman-teman lainnya dan mereka pun merasa malu pada diri sendiri. Mereka akhirnya bersedia untuk memberikan donasi, berharap dengan sedikit bantuan dari masing-masing orang bisa membantu orang tua dari murid tersebut untuk keluar dari kesulitan ini.
Setelah video ini beredar di media sosial, netizen pun menunjukkan reaksi yang berbeda-beda. Ada yang mengatakan:
"Sebenarnya tidak perlu menyalahkan diri sendiri, karena murid itu harusnya tidak terlalu mengandalkan orang lain."
Sponsored Ad
"Memang membantu orang lain adalah hal yang harusnya dilakukan setiap manusia, tapi bukan berarti begitu tidak dibantu kita langsung memutuskan untuk mengakhiri hidup."
"Ya ampun! Jika semua orang yang tidak mendapat bantuan langsung bunuh diri, apa jadinya dunia ini?"
Ada pula beberapa netizen yang mendukung Maya:
"Ini baru namanya teman."
"Terkadang memang dibutuhkan orang seperti Maya yang bisa menyadarkan kita untuk melakukan apa yang harusnya dilakukan."
Sponsored Ad
"Yang dilakukan Maya patut diacungi jempol, ia tidak mau melakukan kesalahan untuk kedua kalinya."

Memang, dalam hidup ini kita selalu dihadapkan pada beberapa macam situasi. Ada yang menganggap untuk jangan terlalu bergantung pada orang lain. Teori ini memang benar adanya. Namun, nampaknya tidak ada salah juga jika kita mau memberikan sedikit bantuan sesuai kemampuan pada seseorang yang sedang membutuhkan. Jika orang-orang tidak mau saling peduli lagi, apa jadinya dunia kita ini nantinya?
Sumber: Story