Sakit Hati Saat TNI Dihina dan Disebut Kerjanya Cuma Tidur, Agus Yudhoyono Ngamuk: "Itu Menyakitkan, Tidak Patut!"

Agus Harimurti Yudhoyono baru-baru mengejutkan publik.

Ketua Umum Partai Demokrat itu memprotes pernyataan Syahganda Nainggolan yang dalam salahsatu wawancaranya menyebut ‘tentara kerjanya tidur saja’.

Pernyataan Syahganda yang juga pengamat Sabang Merauke Circle (SMC) ini banyak menuai kontroversi. Protes berdatangan, termasuk dari AHY.

Kejadian berawal ketika dirinya menerima video dari seseorang yang berisi konten yang menyudutkan profesi tentara atau TNI.

Tak tanggung-tanggung dalam video yang diterimanya, AHY mengaku profesi TNI disebut hanya tidur saja.

"Saya menerima banyak share video yang bernada menyudutkan TNI dengan kalimat “TNI kerjanya tidur saja," tulis AHY.

Padahal kenyataan tak demikian, dan hal tersebut rupanya menyakiti hatinya.

Bagaimana tidak, Agus Harimurti Yudhoyono sebelumnya juga berasal dari latar belakang TNI.

Ia bahkan pernah dikirim ke Lebanon sebagai pasukan perdamaian.

Agus juga mengaku pernyataan tak berdasar terkait profesi TNI dianggap tidak patut dan sangat menyakitkan.

"Saya nilai pernyataan itu tidak patut. Menyakitkan, bukan hanya bagi TNI aktif, tapi jg bagi para Purnawirawan, warakawuri, & putra putri Prajurit serta kel. besar TNI lainnya," tambah AHY.

Meski begitu, AHY tak lupa mengingatkan agar rekan-rekan prajurit TNI tidak langsung berkecil hati dengan ucapan demikian.

Ia bahkan berseloroh agar rekan TNi tetap semangat dalam mengabdikan diri untuk masyarakat, bangsa, dan negara.

"Kepada rekan2 prajurit TNI dimana pun bertugas, jgn kecil hati. Tetap semangat & terus melanjutkan perjuangan serta tugas pengabdian kpd masyarakat, bangsa & negara dgn tulus ikhlas.

Saya tahu persis, tugas tentara tdk mudah. Insya Allah, budi baik rekan2, akan dibalas Tuhan YME," tulis AHY.

Sementara itu, putra sulung Presiden ke-6 Ri Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diketahui sudah melepas profesinya di TNI.

Ia memilih karier di dunia politik, dan baru-baru ini melansir dari Tribunnews, ia dinyatakan telah memenuhi syarat menjadi ketua umum dalam Kongres V Partai Demokrat di JCC Senayan, Jakarta, Minggu 14 Maret 2020.

Sebelumnya ia juga diketahui sudah berkarier di dunia militer selama 16 tahun lamanya.

Sumber: grid.id, sulselekspres.com