Anisa Pohan Ceritakan Komunikasi Haru Terakhirnya Dengan Ani Yudhoyono, Hanya 1-2 Kalimat!

Kesedihan mendalam dirasakan istri Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Annisa Larasati Pohan. Matanya tampak sembab usai mengantarkan jenazah Kristiani Herrawati (Ani Yudhoyono) ke peristirahatan terakhir di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Minggu (2/6/2019).

Sponsored Ad

Annisa mengisahkan dirinya masih sempat berkomunikasi saat sang mertua, Ani Yudhoyono melalui masa-masa kritis di ruang Intensive Care Unit (ICU) National University Hospital (NUH), Singapura. Ani dipindahkan karena kesulitan untuk bernapas.

Menurutnya, komunikasi terakhir terjadi ketika Ani Yudhoyono sudah masuk ICU dan dirinya berjaga dengan AHY pada malam itu. Kondisi Ani menurun karena banyak sekali cairan dalam tubuh dan beberapa organ yang tidak bekerja dengan baik.

Sponsored Ad

"Terus hanya sekata dua kata ketika sebelum ibu ditidurkan. Memang dokter bilang kami harus pasang ventilator untuk membantu pernapasannya," kata dia.

Sponsored Ad

Ani Yudhoyono tutup usia pada Sabtu (1/6/2019) pukul 11.50 waktu Singapura. Ani mengembuskan napas terakhir dalam usia 67 tahun setelah berjuang melawan kanker darah yang diidapnya.

Tim Dokter Kepresidenan, Dokter Terawan Agus Putranto sebelumnya mengatakan, Ani sempat dalam kondisi tidak sadar. Putri tokoh militer Indonesia Sarwo Edhie Wibowo itu mengalami gagal napas dan harus menggunakan respirator, sehingga mau tidak mau ditidurkan.

Sponsored Ad

“Jadi sudah berlangsung usaha-usaha untuk men-support beliau. Namun memang upaya-upaya yang dilakukan secara maksimal itu ternyata belum membawa hasil karena ada kehendak Yang Maha Kuasa yang terbaik untuk Ibu Ani,” katanya.
Annisa menuturkan, ada beberapa keinginan Ani Yudhoyono yang belum sempat diwujudkan, yakni membangun museum bersama sang suami, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), membangun galeri Ani dan membuat kebun untuk mengisi hari tua.

Sumber : inews

Kamu Mungkin Suka