Merasa Kesal, Hotman Paris Minta 'Perlendiran' di Bisnis Penerbangan yang Libatkan Pramugari Dibongkar
Sejak mencuatnya skandal penyelundupan motor gede Harley Davidson yang dilakukan oleh Direktur Utama Garuda Indonesia, I Gusti Ngurah Askara Danadiputra alias Ari Askhara, permasalahan-permasalahan lain di dalam tubuh penerbangan milik pemerintah ini terus terkuak.

Sponsored Ad
Salah satunya yang lagi ramai dibicarakan oleh Netizen adalah soal adanya pramugari Garuda Indonesia yang dijadikan peelacur.
Akun @digembok dengan terang-terangan menyebut Mantan Dirut Garuda Ari Akshara, Direktur Human Capita Heri Akhyar, Vice President (VP) Roni Eka Mirsa sebagai trio lendir. Mereka diduga sebagai penyedia jasa hasrat birahi dan lingkarang esek-esek direksi yang melibatkan pramugari.
“Gerombolan Ari Akshara, Heri Akhyar dan Roni Eka Mirsa adalah TRIO LENDIR. Roni Eka Mirsa “PROVIDER” paham banget manfaatin celah Pramugari untuk jadi santapan direktur atau setoran ke Pejabat. #DirutGarudaKancut,” terangnya.
Sponsored Ad
Masih menurut akun @digeeembok tiga petinggi disebut menjadi ‘germo’ dan memperlakukan pramugari Garuda layaknya pelaacur. Tujuannya, tidak lain untuk memenuhi birahi petinggi maskapai plat merah itu.
Saat Dikonfirmasi, Vice President (VP) Roni Eka Mirsa membantah tudingan itu. Ia merasa, dirinya telah difitnah oleh akun @digeeembok.

Sponsored Ad
Roni menyatakan, apa yang ia lakukan selama ini adalah atas dasar profesionalitas dalam bekerja sesuai standard operating procedure (SOP).
“Ada operations manual, itu yang saya jalankan,” kata Roni Eka dikutip dari IndoZone.com
Ia menyatakan, dirinya hanya bertanggungjawab saat awak kabin atau pramugari menjalankan kedinasannya. Di luar tugas, lanjutnya, adalah sepenuhnya ranah pribadi yang bersangkutan.
Sementara Pengacara Kondang Hotman Paris mengaku pernah didatangi oleh empat pramugari dari salah satu maskapai. Mereka datang mengeluh tentang perlakuan yang tidak baik pimpinan kepadanya.
Sponsored Ad
Mereka mengatakan telah diberikan sanksi berupa tidak diberi jadwal penerbangan sampai dengan di PHK (Pemutusan Hubungan Kerja). Hanya karena mereka menolak untuk diajak melakukan hubungan intim.
“Aku lagi ngopi ada dua lagi pramugari yang ngadu. Karena temannya nerima surat PHK. Karena tidak mau terima ajakan bosnya untuk gini-gini (wik-wik). Dua minggu lalu ada juga dua pramugari datang ke saya, karena sudah berbulan-bulan standby tidak dikasih terbang. Karena bosnya melalui kapten kapal disuruh harus gini-gini sama pimpinannya,” cerita Hotman.
Sponsored Ad

Mendengar keluhannya, Hotman merasa prihatin dengan nasib yang menimpa pramugari disalah satu maskapai penerbangan. Hotman meminta agar Menteri Perhubungan mengecek langsung kelakuan bejat para oknum pimpinan yang menjadikan pramugari sebagai alat pemuas nafsu birahinya.
Sponsored Ad
“Menteri Perhubungan Kemon. Ini udah banyak korban. Masa kita biarkan putri-putri yang cantik begitu harus menjadi. Ah udah deh. Enak itu oknum udah dapat jabatan, dapat cewe cantik, ayo kita beratas dia, kita turunkan dia,” keluh Hotman.
Hotman meminta Menteri Perhubungan membongkar sindikat pellacuran ditubuh maskapai plat merah miliknya.
Sementara terkait berita ini, Indopolitika.com sudah berusaha melakukan konfirmasi kepada VP Corsec Garuda Indonesia Ikhsan Rosan, melalui pesan whatsApp maupun sambungan Telepone. Namun Ikhsan Rosan belum menanggapinya.
Sumber: indopolitika.com