16 Motor Milik Penghuni Kos Dilempar ke Sungai Oleh Warga, Gak Nyangka “Penyebabnya” Bikin Malu!

Sebanyak 16 motor milik penghuni rumah kos H Tamyis ditemukan berada di dalam sungai di Desa Tambak Sawah, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Rupanya, motor-motor itu dibuang oleh warga.

Salah satu warga, Imam, mengatakan 16 motor itu dibuang warga setelah bentrok dengan sekelompok pemuda Nusa Tenggara Timur (NTT). Pemicu adalah tunggakan uang kos.

" Semalam memang ramai massa di depan rumah H. Tamyis tempat kost beberapa anak luar pulau. Pemuda-pemuda NTT yang terlibat bentrok sampai berlarian karena warga Tambak Sawah tak menerima ulah pemuda-pemuda NTT yang dinilai merugikan," ujar Imam, dikutip dari beritajatim.com, Senin 22 Oktober 2018.

Sponsored Ad

Polsek Waru mengevakuasi motor-motor itu menggunakan alat berat. Ketika diangkat, motor-motor tersebut penuh lumpur dan beberapa di antaranya rusak.

Proses evakuasi menjadi tontonan warga. Motor-motor tersebut kemudian dibawa ke Mapolsek Waru.

# Ngamuk Ditagih Uang Kos

Sponsored Ad

Bentrokan terjadi antara warga Tambak Sawah dengan sekelompok pemuda asal NTT penghuni kos H Tamyis di Jalan Blambangan I No. 20 pada Sabtu malam, 20 Oktober 2018. Empat pemuda NTT mengalami luka akibat benda tajam dalam bentrokan tersebut.

Bentrokan muncul sebagai reaksi warga atas ulah sekelompok pemuda NTT yang merusak rumah kos H Tamyis. Keributan itu dipicu perselisihan antara pemuda NTT, Marcel, dengan pemilik kos, H Tamyis terkait uang sewa.

Sponsored Ad

Pemilik berniat menagih uang sewa kos yang tertunggak. Tidak terima dengan penagihan tersebut, Marcel dan H Tamyis akhirnya terlibat percekcokan.

"Bahkan saat keduanya berselisih, Marcel sempat mengeluarkan kata-kata tidak pantas. Terus dilerai oleh salah satu penghuni kost lain dan tidak terjadi apa-apa," ujar Kapolsek Waru, Kompol Fathoni.

# Ngluruk, Malah Dihajar Warga

View this post on Instagram

Sebanyak 16 sepeda motor milik penghuni kos masuk ke sungai lantaran bentrok dengan warga setempat. Kejadian ini dipicu lantaran penghuni kos tak membayar uang bulanan. Kejadian ini berawal saat pemilik kos menagih uang kos para pendatang tersebut. Namun malah berakhir dengan perselisihan. Tak sampai di situ, perselisihan berlanjut. Para penghuni kos mendatangi rumah pemilik kos dan melemparinya dengan batu. Melihat hal tersebut, warga yang berada di lokasi membantu dengan menyerang para pendatang. Akibatnya, 4 pendatang mengalami luka-luka dan yang lainnya melarikan diri. Warga yang masih kesal melakukan tindakan membuang semua motor milik penghuni kos ke sungai. Hingga kini polisi mendatangi lokasi kejadian untuk mengamankan serta mengangkat puluhan sepeda motor itu untuk dibawa ke Polsek Waru. ⠀ Follow, like, komentar dan tag temanmu untuk ikut bersama kita guys!

Sponsored Ad

A post shared by INDOZONE - #KAMUHARUSTAU (@indozone.id) on

Rupanya, cekcok tersebut berlanjut. Diduga, Marcel mengajak sejumlah pemuda NTT lain dari luar kos untuk melakukan pengrusakan.

"Ada sekitar 20 lebih pemuda NTT berdatangan ke Tambak Sawah. Ada yang dari Gununganyar, Rungkut, Kenjeran dan tempat lainnya berkumpul di dekat lokasi. Perselisihan terjadi dan mereka diduga melakukan pengrusakan pelemparan batu hingga kaca rumah H. Tamyis pecah," kata Fathoni.

Sponsored Ad

Mengetahui hal itu, ratusan warga seketika datang dan menyerang para pemuda NTT. Mereka marah dan tidak terima dengan ulah sejumlah warga NTT itu.

"Warga banyak berkerumun dan melakukan penganiayaan terhadap para pemuda NTT hingga banyak yang berlarian dan ada yang masuk rumah warga untuk berlindung. Namun mereka semuanya berhasil kami evakuasi dan warga Tambak Sawah membubarkan diri," terang Fathoni.



Sumber: Dream

Video Rekomendasi:



Kamu Mungkin Suka