Nyesek! Indro Warkop Menyesal Pernah Melakukan Hal Bodoh Ini Selama 30 Tahun, "Sebenarnya Saya Malu"
Kabar duka datang dari komedian kondang tanah air, Indro Warkop. Sebab, istri tercinta Indro yang bernama Nita Octobijanthy meninggal dunia pada Selasa (9/10/2018) pukul 20:22 WIB.
Istri Indro Warkop meninggal setelah berjuang melawan penyakit kanker paru-paru yang selama ini dideritanya. Penyakit kanker paru-paru dikenal sebagai salah satu penyakit paling mematikan. Penderita penyakit ini tak melulu perokok aktif. Banyak orang yang tidak merokok yang juga turut mengalami sakit tersebut.
Sponsored Ad

Kanker paru juga menyerang orang yang tidak merokok biasanya karena dipicu sering terpapar asap rokok dari orang-orang di sekitarnya. Dikutip dari Kompas.com, beberapa waktu lalu Indro berkisah bahwa dulunya dia adalah perokok berat. Bahkan, Indro bisa menghabiskan lima bungkus rokok dalam satu hari. Indro telah menjadi perokok berat selama 30 tahun.
Sponsored Ad
Pelawak kondang ini mulai merokok sejak usianya masih sangat belia, yaitu 11 tahun. Sejak usia 11 tahun, setiap harinya Indro mengonsumsi rokok. Namun, setelah 30 tahun menjadi perokok berat, Indro mulai menyadari bahwa apa yang ia lakukan selama ini adalah hal bodoh.
"Merokok adalah kebodohan terbesar dalam hidup saya," ujar Indro (30/5/2008) seperti dilansir dari kompas.com. Indro mulai memutuskanuntuk berhenti merokok pada usia 41 tahun. Ternyata, Indro mulai menyadari bahwa merokok adalah tindakan bodoh karena unsur ketidaksengajaan.
Sponsored Ad
"Saat itu saya melihat anak saya yang paling kecil bermain rokok-rokokan. Saya langsung berpikir, jangan-jangan anak saya nantinya merokok nih. Jadi takut, soalnya meski saya suka merokok, saya tidak suka melihat orang merokok," tutur Indro.

Sponsored Ad
Seketika Indro mulai menyadari betapa banyak racun akibat rokok yang sudah bersarang di tubuhnya. Selain membiarkan tubuhnya dihinggapi racun, rokok juga membuatnya banyak menghabiskan uang. Kebutuhan Indro akan rokok dulu semakin meningkat ketika dirinya mendapati tekanan untuk syuting.
"Sebenarnya saya malu banget. Merokok adalah kebodohan terbesar dalam hidup saya. Inilah contoh yang tidak baik, saya merokok sejak umur 11 tahun lho. Padahal orang tua saya tidak merokok, saya lihat dari sepupu. Apalagi dari kecil saya mainnya sama orang-orang dewasa," tutur Indro.
Setelah berhenti merokok sejak tahun 1999, Indro merasa tubuhnya jauh lebih sehat. Selain itu, Indro merasa sensitivitas indra pengecapnya berangsur-angsur pulih.
Sumber: Line Today