Gelar S2-nya Disebut Sia-sia Karena Jadi IRT, Tasya Kamila Beri Respon Menohok
Menyelesaikan pendidikan S2 di luar negeri dan kini menjadi ibu rumah tangga membuat Tasya Kamila dinyinyirin warganet. Banyak yang mengatakan karier Tasya tak seharusnya berakhir sebagai ibu rumah tangga.

Sponsored Ad
Awalnya ia memilih diam, namun karena semakin banyak yang berkomentar, Tasya akhirnya buka suara.
”Sebenarnya kemarin itu pertanyaannya cuma 'Tasya kan sekarang hamil, merasa pendidikannya sia2 gak sih?' Makanya aku jawab dgn 'Emang ada yang salah dengan seorang ibu yang berpendidikan, atau seorang yang berpendidikan kemudian memutuskan untuk jadi ibu?' Dst yang aku utarakan melalui sesi wawancara kmrn. Cuma mungkin di artikel malah ditulis aku mau jadi ibu rumah tangga, dan akhirnya jadi pada salah kaprah, terus netizen pada nanya deh abis S2 dengan beasiswa pula, kok cuma jadi ibu rumah tangga?? Mana pengabdiannya utk negara?” tulis Tasya mengawali curhatannya di Instagram.
Sponsored Ad

”Nah, mungkin netizen yg mempertanyakan hal tersebut belum follow IG aku, krn kalau yg follow pasti tau bahwa dari sebelum lulus S2 pun aku dan teman2ku sudah mengembangkan program utk menjawab permasalahan energi di Sumba, disamping kegiatan2ku yang sudah dibina dari sebelum S2. Saat ini, (lagi hamil pun) Alhmd aku banyak dpt kesempatan utk sharing ilmu dan pengalaman tentang pendidikan, tentang lingkungan hidup, dan industri kreatif ke teman2 mahasiswa dan siswa2 sekolah,” lanjutnya.
Sponsored Ad

Di bagian akhir, Tasya juga menegaskan untuk mengerjakan sebuah proyek yang besar, waktu yang dibutuhkan tak singkat. Mereka harus melakukan berbagai macam hal sebelum akhirnya proyek tersebut bisa dilakukan.
Sponsored Ad
”Memang prosesnya tidak instan, membutuhkan waktu, apalagi dengan kegiatanku di sana sini. Tapi, bukan berarti keputusanku untuk berkeluarga mengurangi rasa semangat dan motivasiku untuk terus berkarya dan terus berusaha untuk memberikan solusi bagi berbagai isu2 yang dihadapi Indonesia. Kadang memang aku harus bagi waktu dan tenaga, mungkin ada waktu2 di mana nantinya aku harus lbh memprioritaskan keluarga, tapi aku optimis, ketika sudah menemukan ritmenya, insyaAllah dengan bantuan orang2 di sekitarku, aku bisa kembali berkarya lagi,” Tutupnya.
Sumber : Cumicumi